Dari obrolan di pinggir jalan, kuping saya sempat menangkap pembicaraan beberapa orang tua yang sedang duduk - duduk di warung kopi.Yang saya tangkap dari percakapan itu, adalah mereka sangat merasa kecewa dengan beberapa orang yang tinggal di lingkungan Banjar Kaja Kauh tapi tidak masuk mebanjar di Banjar Kaja Kauh. Bahkan menurut mereka ada beberapa keluarga ( tanpa menyebut nama ) sudah tinggal bertahun - tahun di lingkungan Banjar Kaja Kauh tapi sampai saat ini belum masuk mebanjar di Banjar Kaja Kauh.
Sebagai anak muda yang belum tau apa - apa saya hanya mencoba menjadi pendengar yang baik. Keesokan harinya barulah saya bertanya kepada orang yang lebih tau tentang kependudukan di Banjar Kaja Kauh. Ternyata memang benar apa yang di bicarakan beberapa orang tua di warung kopi, dari sumber yang bisa dipercaya saya nmendapat informasi kalau memang benar ada beberapa orang yang tinggal di wilayah Banjar Kaja Kauh tapi tidak mebanjar.
Setelah saya perhatikan, ternyata di banjar kaja kauh memang begitu banyak penduduk pindahan dari banjar lain. Dari sekian banyak penduduk pindahan tersebut memang banyak pula yang sudah mebanjar di banjar kaja kauh. Tapi yang menjadi pertanyaan saya saat ini :
KENAPA JUSTRU ORANG - ORANG YANG TINGKAT EKONOMINYA BOLEH DIKATAKAN MENENGAH KE ATAS YANG TIDAK MAU MEBANJAR DI BANJAR KAJA KAUH ???? PADAHAL MEREKA TINGGAL DAN MELAKUKAN KEGIATAN USAHA DILINGKUNGAN BANJAR KAJA KAUH.
Dari informasi yang masuk ke kuping saya, di banjar asalnya pun status mebanjar mereka tidak jelas. Ini hanyalah masukan demi kemajuan, tanpa maksud menghasut ataupun mengucilkan, Akhir kata saya minta maaf kalo ada yang krang berkenan di hati.
BRAVO TCC MAJU TERUS PANTANG MUNDUR
Oleh : Granat![]()
Pan Balang Tamak
14 years ago







